1001 makna tersimpan di dalamnya ,...tagh ada yang dapat mengartikan semuanya .......
mereka hanya bisa bertanya , bertanya dan bertanya atas dia ...
ketika aku berbahagia ... hanya dia yang aku tunjukan pada setiap orang yang menyapaku ...
begitupun sebaliknya ... ketika rasa sedih melandaku , hanya dia yang aku tunjukan pada mereka ....
"hingga tiba pada malam ini .....
jaket putih beracampurkan warna cokelat tua dengan ornamen berwarna merah menyala itu ,...
ku lihat ia tersandar di bahu seorang gadis , yang akupun tau siapa dia .....!!!!!!!!!!!
Tapi mengapa ..????? " mengapa harus ini yang ku lihat , aku tagh melihat ni sebelumnya ,.......
aku sadar aku memang tagh pantas marah , atau sedih akan semua ini , karena memang dialah yang lebih dulu mengenal pemiliknya ..
"sedang aku ..????? aku hanya orang baru dalam kehidupannya .. aku tau itu dan aku mengerti ..!!!!!
Tapi .... mengapa aku harus merasa sedih dengan apa yang ku lihat ini ..??? dosakah aku ..?????
pantaskah aku ..?????? seperti ini ..??????????
dan aku pun tau , akku lebih hina dari siapapun ... tapi , tapi aku teramat menyayanginya ,........
salahkah aku ..???????? tagh tau dirikah aku ..????????
sedang dia tau akan semua rasa yang ku miliki untuknya .....................
dia tau semua isi hatiku ....
tapi kenapa ..??????? kenapa aku melihat ini , di layar kotak simpel berwarna putih ini ..???????
aku hanya diam , diam atas apa yang ku lihat , diam atas apa yang ku tau ,...
karena semua pertanyaan mereka tentang kenapa aku" , terjawab sudah dengan dia (diam) yang aku tunjukan pada mereka ....!!!!!!!!!!
Senin, 24 Desember 2012
Minggu, 23 Desember 2012
Seorang wanita tua bertanya kepadaku ..
"wahai engkau anak ku , sudahkah engkau yakin bahwa engkau benar" mencintainya ..???????
bukankah engkau tau wahai anakku engkau baru saja mengenalnya ..????????
sudah wahai ibu , dia lach yang aku cintai selama ini , sosok seperti dia lach yang aku ingin kan selama ini ...."jawabku penuh rasa hormat kepadanya ..
"sudahkah engkau berfikir akan hal yang akan kau hadapi kelak wahai anak.ku ..??????
dunia cinta tidaklach seindah dan tidak akan selalu indah seperti apa yang ada dalam bayangan.Mu selama ini wahai anakku ..????????
wahai ibunda , aku sudah berkalli-kali memikirkan akan hal itu , bahkan aku sudah melalui beberapa jalan untuk bisa menemuinya .... dan aku pun sudah siap ibunda apabila suatu saat sebuah rintangan menghampiri ku .... karena aku mempunyai apa yang tidak mereka punyai untuknya ...
'lalu apakah engkau siap dengan apa yang akan dia perbuat padamu kelak dikemudian hari ..??????
bukankah engkau belum tau apa isi hatinya ,, wahai putriku ..????
ohh .. bunda saya sudah begitu siap dengan semua ini , karena saya bukan hanya mencintai fisiknya , akan tetapi hati dan juga semua kekurangannya ..
""Lalu bagaimana , jika suatu ketika seuntai kata yang tak seharusnya kau dengar , kemudian kau dengar sembari dia mengatakanya ,,..!!!!!!!!!! apakah kau akan marah , kecewa ,sedih atau bahkan memakinya ..??????????|
tidak , wahai ibunda , aku tidak akan pernah membantah nya , aku akan selalu diam ketika dia marah , karena aku tau hatinya , dan aku tau kata-kata itu bukan berasal dari hatinya ....
"ohh anakku ,...
Lalu bagaimana jika kata-kata itu terus terulang dan terulang kembali ..?????????
sedang disaat itu kau tagh melakukan apapun yang kan membuatnya benci ..?????
masihkah kau akan terdiam mendengarkan setiap keluhnya ..??????
oh bunda , jawabanku masih tetap , aku akan diam , tersenyum disaat dia marah kepadaku ..
karena aku mengenal hatinya .., karena aku tau , bagaimana dia menyayangiku ....
dialah yang aku sayangi , dan diapun menyayangiku wahai ibunda ,...
jadi bagaimanapun bentuk kemarahannya padaku , akan aku jawab semua itu dengan senyum kasih sayang ........
oh anakku , Tuhan akan selalu menyayangi dan melindungimu ............
#kesabaran bisa meluluhkan kemarahan , dan kebencian ...
"wahai engkau anak ku , sudahkah engkau yakin bahwa engkau benar" mencintainya ..???????
bukankah engkau tau wahai anakku engkau baru saja mengenalnya ..????????
sudah wahai ibu , dia lach yang aku cintai selama ini , sosok seperti dia lach yang aku ingin kan selama ini ...."jawabku penuh rasa hormat kepadanya ..
"sudahkah engkau berfikir akan hal yang akan kau hadapi kelak wahai anak.ku ..??????
dunia cinta tidaklach seindah dan tidak akan selalu indah seperti apa yang ada dalam bayangan.Mu selama ini wahai anakku ..????????
wahai ibunda , aku sudah berkalli-kali memikirkan akan hal itu , bahkan aku sudah melalui beberapa jalan untuk bisa menemuinya .... dan aku pun sudah siap ibunda apabila suatu saat sebuah rintangan menghampiri ku .... karena aku mempunyai apa yang tidak mereka punyai untuknya ...
'lalu apakah engkau siap dengan apa yang akan dia perbuat padamu kelak dikemudian hari ..??????
bukankah engkau belum tau apa isi hatinya ,, wahai putriku ..????
ohh .. bunda saya sudah begitu siap dengan semua ini , karena saya bukan hanya mencintai fisiknya , akan tetapi hati dan juga semua kekurangannya ..
""Lalu bagaimana , jika suatu ketika seuntai kata yang tak seharusnya kau dengar , kemudian kau dengar sembari dia mengatakanya ,,..!!!!!!!!!! apakah kau akan marah , kecewa ,sedih atau bahkan memakinya ..??????????|
tidak , wahai ibunda , aku tidak akan pernah membantah nya , aku akan selalu diam ketika dia marah , karena aku tau hatinya , dan aku tau kata-kata itu bukan berasal dari hatinya ....
"ohh anakku ,...
Lalu bagaimana jika kata-kata itu terus terulang dan terulang kembali ..?????????
sedang disaat itu kau tagh melakukan apapun yang kan membuatnya benci ..?????
masihkah kau akan terdiam mendengarkan setiap keluhnya ..??????
oh bunda , jawabanku masih tetap , aku akan diam , tersenyum disaat dia marah kepadaku ..
karena aku mengenal hatinya .., karena aku tau , bagaimana dia menyayangiku ....
dialah yang aku sayangi , dan diapun menyayangiku wahai ibunda ,...
jadi bagaimanapun bentuk kemarahannya padaku , akan aku jawab semua itu dengan senyum kasih sayang ........
oh anakku , Tuhan akan selalu menyayangi dan melindungimu ............
#kesabaran bisa meluluhkan kemarahan , dan kebencian ...
Senin, 19 November 2012
Kerinduan Ananda kepada ayah N Ibunda di seberang
ketika aq menangis bukan berartiey aq cengeng , aq hanya merindukan mama n papa di seberang lautan sana .
aq menangis bukn berartiey aq lebay ..
pernahkah kalian berfikir ..
seberapa besar pengorbanan mreka untuk qt yang jauh di penglihatan mereka ..
mreka turuti kemauan qt , walaupun sebenarnya kemauan qt jauh dri pha yng mereka genggam ...mereka lakukan pha saja demi qt , demi kebhagiaan qt , demi msa depan qt ..
tapi pernahkah qt berfikir ...
mampukah qt kelak membalas semua itu ..????
bisakah qt mewujudkan impian mreka menjdikan qt mnusia yang berguna ...???
bisakah qt melakukan pha yang mereka lakukan buat qt ..????
pernahkah qt berfikir , seberapa besar kesabaran mereka merawat qt hingga sampai sejauh ini ..??
pernahkah kalian merindukan mereka ...??????
pernahkah kalian ingat mereka di saat kalian bersenang" di sini ..????
pernahkah kalian tanyakan keadaan mereka di sana ..????
pernahkah terlintas di benak kalian bahwa kalian bisa membalas pha yang mereka lakukan untuk qt dikemudian hariey ..?//
aq menangis bukn berartiey aq lebay ..
pernahkah kalian berfikir ..
seberapa besar pengorbanan mreka untuk qt yang jauh di penglihatan mereka ..
mreka turuti kemauan qt , walaupun sebenarnya kemauan qt jauh dri pha yng mereka genggam ...mereka lakukan pha saja demi qt , demi kebhagiaan qt , demi msa depan qt ..
tapi pernahkah qt berfikir ...
mampukah qt kelak membalas semua itu ..????
bisakah qt mewujudkan impian mreka menjdikan qt mnusia yang berguna ...???
bisakah qt melakukan pha yang mereka lakukan buat qt ..????
pernahkah qt berfikir , seberapa besar kesabaran mereka merawat qt hingga sampai sejauh ini ..??
pernahkah kalian merindukan mereka ...??????
pernahkah kalian ingat mereka di saat kalian bersenang" di sini ..????
pernahkah kalian tanyakan keadaan mereka di sana ..????
pernahkah terlintas di benak kalian bahwa kalian bisa membalas pha yang mereka lakukan untuk qt dikemudian hariey ..?//
Jumat, 19 Oktober 2012
Malam ..
Rasa takut menyelimuti hati , jiwa dan raga ini ..
Aku takut , Hal yang aku takutkan kau ucapkan saat itu ..
Aku tak berani berkata-kata lagi ..
Seakan lidah ini beku .......
Aku terdiam dalam tetesan bola-bola bening ..
Hanya itu yang bisa aku lakukan saat itu ..
Aku mulai bernalar berfikir akan hal itu ..
'Tuhan ... hari ini kau masih memberi ku tambahan usia tuk ku gunakan di hari esok' ..
Tapi ..
ini semua bagaikan mimpi buruk yang melandaku ..
Setelah dia lontarkan kata-kata pahit itu ..
Tubuh ini terasa ringan di terbangkan rasa kecewa , takut serta bimbang ....
Aku tak percaya dia mengatakannya ..
TAPI ..
Saat itu juga butiran-butiran bening kekecewaan itu berganti dengan butiran bening kebahagiaan ..
Terimah kasih ,
KASIH kau buat malam ini malam yang sangat berartiey dalam hidupku ..
Kau hapus butiran demi butiran yang menetes di atas sajadah ..
Kau bawa cake manis berwarnakan pinkz n putih di hadapanku ..
Serta kau hiasi dengan lilin-lilin mungil berwarna cantik mengelilinginya ..
Tuhan .... betapa bahagianya aku ..
Kau ciptakan sesosok insan yang selalu mengisi tiap ruang hatiku ..
sosok insan yang selalu mengajarkan aku akan arti sebuah kedewasaan ..
sosok insan yang selalu hadir di tiap desahan nafas ini ..
Terimah kasih TUHAN ,,..
Rasa takut menyelimuti hati , jiwa dan raga ini ..
Aku takut , Hal yang aku takutkan kau ucapkan saat itu ..
Aku tak berani berkata-kata lagi ..
Seakan lidah ini beku .......
Aku terdiam dalam tetesan bola-bola bening ..
Hanya itu yang bisa aku lakukan saat itu ..
Aku mulai bernalar berfikir akan hal itu ..
'Tuhan ... hari ini kau masih memberi ku tambahan usia tuk ku gunakan di hari esok' ..
Tapi ..
ini semua bagaikan mimpi buruk yang melandaku ..
Setelah dia lontarkan kata-kata pahit itu ..
Tubuh ini terasa ringan di terbangkan rasa kecewa , takut serta bimbang ....
Aku tak percaya dia mengatakannya ..
TAPI ..
Saat itu juga butiran-butiran bening kekecewaan itu berganti dengan butiran bening kebahagiaan ..
Terimah kasih ,
KASIH kau buat malam ini malam yang sangat berartiey dalam hidupku ..
Kau hapus butiran demi butiran yang menetes di atas sajadah ..
Kau bawa cake manis berwarnakan pinkz n putih di hadapanku ..
Serta kau hiasi dengan lilin-lilin mungil berwarna cantik mengelilinginya ..
Tuhan .... betapa bahagianya aku ..
Kau ciptakan sesosok insan yang selalu mengisi tiap ruang hatiku ..
sosok insan yang selalu mengajarkan aku akan arti sebuah kedewasaan ..
sosok insan yang selalu hadir di tiap desahan nafas ini ..
Terimah kasih TUHAN ,,..
Satu waktu sudah lama sekali ..
seseorang berkata dengan wajah sendu
"alangkah beratnya... alangkah banyak rintangan... alangkah berbilang sandungan... alangkah rumitnya."
Aku bertanya, "lalu?"
seseorang berkata dengan wajah sendu
"alangkah beratnya... alangkah banyak rintangan... alangkah berbilang sandungan... alangkah rumitnya."
Aku bertanya, "lalu?"
dia menatapku dalam-dalam, lalu menunduk
"apakah sebaiknya kuhentikan saja ikhtiar ini?"
"hanya karena itu kau menyerah kawan?"
aku bertanya meski tak begitu yakin apakah aku sanggup menghadapi selaksa badai ujian dalam ikhtiar seperti dialaminya
"yah... bagaimana lagi? tidakkah semua hadangan ini pertanda bahwa Allah tak meridhainya?"
aku membersamanya menghela nafas panjang ...
lalu bertanya, "andai Muhammad, Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berpikir sebagaimana engkau menalar, kan adakah islam di muka bumi ini .....?"
"maksudmu akhi?", ia terbelalak
"ya. Andai Muhammad berpikir bahwa banyak kesulitan berarti tak diridhai Allah, bukankah ia akan berhenti di awal - awal risalah ..?"
Ada banyak titik sepertimu saat ini, saat Muhammad bisa mempertimbangkan untuk menghentikan ikhtiar,
Mungkin saat dalam rukuknya ia dijerat di bagian leher ....,
Mungkin saat ia sujud lalu kepalanya disiram isi perut unta ...,
Mungkin saat ia bangkit dari duduk lalu dahinya di sambar batu ..,
Mungkin saat ia dikatai gila, penyair, dukun, dan tukang sihir ...,
Mungkin saat ia dan keluarga diboikot total di Syi'ab Abi Thalib ...,
Mungkin saat ia saksikan sahabat-sahabatnya disiksa di depan mata ...,
Atau saat paman terkasih dan istri tersayang berpulang ...,
Atau justru saat dunia ditawarkan padanya ;tahta, harta, wanita...."
Tapi Muhammad tahu, kawan
Ridha Allah tak terletak pada sulit atau mudahnya,
berat atau ringannya, bahagia atau deritanya
senyum atau lukanya, tawa atau tangisnya, ...
"Ridha Allah terletak pada
apakah kita mentaatiNya
dalam menghadapi semua itu ...
apakah kita berjalan dengan menjaga perintah dan larangNya
dalam semua keadaan dan ikhtiar yang kita lakukan."
"maka selama disitu engkau berjalan
bersemangatlah kawan..."
"apakah sebaiknya kuhentikan saja ikhtiar ini?"
"hanya karena itu kau menyerah kawan?"
aku bertanya meski tak begitu yakin apakah aku sanggup menghadapi selaksa badai ujian dalam ikhtiar seperti dialaminya
"yah... bagaimana lagi? tidakkah semua hadangan ini pertanda bahwa Allah tak meridhainya?"
aku membersamanya menghela nafas panjang ...
lalu bertanya, "andai Muhammad, Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berpikir sebagaimana engkau menalar, kan adakah islam di muka bumi ini .....?"
"maksudmu akhi?", ia terbelalak
"ya. Andai Muhammad berpikir bahwa banyak kesulitan berarti tak diridhai Allah, bukankah ia akan berhenti di awal - awal risalah ..?"
Ada banyak titik sepertimu saat ini, saat Muhammad bisa mempertimbangkan untuk menghentikan ikhtiar,
Mungkin saat dalam rukuknya ia dijerat di bagian leher ....,
Mungkin saat ia sujud lalu kepalanya disiram isi perut unta ...,
Mungkin saat ia bangkit dari duduk lalu dahinya di sambar batu ..,
Mungkin saat ia dikatai gila, penyair, dukun, dan tukang sihir ...,
Mungkin saat ia dan keluarga diboikot total di Syi'ab Abi Thalib ...,
Mungkin saat ia saksikan sahabat-sahabatnya disiksa di depan mata ...,
Atau saat paman terkasih dan istri tersayang berpulang ...,
Atau justru saat dunia ditawarkan padanya ;tahta, harta, wanita...."
Tapi Muhammad tahu, kawan
Ridha Allah tak terletak pada sulit atau mudahnya,
berat atau ringannya, bahagia atau deritanya
senyum atau lukanya, tawa atau tangisnya, ...
"Ridha Allah terletak pada
apakah kita mentaatiNya
dalam menghadapi semua itu ...
apakah kita berjalan dengan menjaga perintah dan larangNya
dalam semua keadaan dan ikhtiar yang kita lakukan."
"maka selama disitu engkau berjalan
bersemangatlah kawan..."
Rabu, 17 Oktober 2012
Pegangan yang tak lagi erat ..
Tatapan yang tak lagi bisa jauh , sejauh tatapan yang dulu ..
Kulit tubuh yang renta , tagh seindah saat masa dulu ..
Pendengaran yang tak lagi sesempurna masa itu ....
Walau begitu kau terlihat gagah di temani teman setia mu ..
Kerjanan demi kerjanan kau kayuh ..
Tak pedulikan akan terik yang menyengat..
Kau kayuh sepeda tuamu ...
dari tempat satu ke tempat lain ...
Hanya demi mengumpulkan 1000/1000 mata uang ..
Kau tersenyum kepada semua orang dengan penuh harapan ...
Berharap mereka menoleh serta mampir menghampirimu membawa secercah rejeki untukmu ..
Kau menatap mereka satu/satu ..
senyum mu tak pernah pudar , tatapanmu yang seakan lesu namun penuh semangat .....
Istirahat lah bapak ... Cukup sudah waktumu ..
Kini .. giliran putra-putrimu yang membahagiakan mu....
Duduklah bapak ..
Istirahat lah ..
Nikmati masa tuamu ..
Jangan lagi kau memikirkan soal dunia ..
Kini saatnya kau tatap dunia ..
Jangan lagi kau keliling di temani sebuah sepeda tua tak layak ...
hanya demi menawarkan manisan-manisan itu ..
Tak perlu lagi kau bersusah di bawah teriknya mentari ....
Tak perlu lagi kau merasa takut akan suara deru truck-truck di sepanjang jalan ..
Sudah cukup kau mengayuh sepeda tuamu selama puluhan tahun ..
Simpan lah dia ..
Tatap lah dia , Ingat lah semua yang telah engkau lalui bersamanya ..
Tatap lah dia yang selalu menemani tiap langkah jejakmu ..
Tatap lah dia yang selalu menemani di tiap cucuran keringatmu di terpa teriknya sang pemberi cahaya di kala siang ..
Tersenyumlah bapak ..
Nikmati masa istirahat mu ..
Dunia bangga padamu ....
kau memiliki semangat juang yang tagh pernah lusuh ..
Semua bangga padamu ....
Kini giliran ku yang kan membuat mu bangga atas pha yang ku beri padamu kelak di kemudian hari ..
World smiles to you ..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!:)
Tatapan yang tak lagi bisa jauh , sejauh tatapan yang dulu ..
Kulit tubuh yang renta , tagh seindah saat masa dulu ..
Pendengaran yang tak lagi sesempurna masa itu ....
Walau begitu kau terlihat gagah di temani teman setia mu ..
Kerjanan demi kerjanan kau kayuh ..
Tak pedulikan akan terik yang menyengat..
Kau kayuh sepeda tuamu ...
dari tempat satu ke tempat lain ...
Hanya demi mengumpulkan 1000/1000 mata uang ..
Kau tersenyum kepada semua orang dengan penuh harapan ...
Berharap mereka menoleh serta mampir menghampirimu membawa secercah rejeki untukmu ..
Kau menatap mereka satu/satu ..
senyum mu tak pernah pudar , tatapanmu yang seakan lesu namun penuh semangat .....
Istirahat lah bapak ... Cukup sudah waktumu ..
Kini .. giliran putra-putrimu yang membahagiakan mu....
Duduklah bapak ..
Istirahat lah ..
Nikmati masa tuamu ..
Jangan lagi kau memikirkan soal dunia ..
Kini saatnya kau tatap dunia ..
Jangan lagi kau keliling di temani sebuah sepeda tua tak layak ...
hanya demi menawarkan manisan-manisan itu ..
Tak perlu lagi kau bersusah di bawah teriknya mentari ....
Tak perlu lagi kau merasa takut akan suara deru truck-truck di sepanjang jalan ..
Sudah cukup kau mengayuh sepeda tuamu selama puluhan tahun ..
Simpan lah dia ..
Tatap lah dia , Ingat lah semua yang telah engkau lalui bersamanya ..
Tatap lah dia yang selalu menemani tiap langkah jejakmu ..
Tatap lah dia yang selalu menemani di tiap cucuran keringatmu di terpa teriknya sang pemberi cahaya di kala siang ..
Tersenyumlah bapak ..
Nikmati masa istirahat mu ..
Dunia bangga padamu ....
kau memiliki semangat juang yang tagh pernah lusuh ..
Semua bangga padamu ....
Kini giliran ku yang kan membuat mu bangga atas pha yang ku beri padamu kelak di kemudian hari ..
World smiles to you ..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!:)
Langganan:
Postingan (Atom)





